|
Swara SA-IJAAN® Untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan wawasan, seratus siswa siswi tingkat SLTA mengikuti pelatihan mengenai tata cara penghormatan, tugas dan tanggung jawab protokol, terhadap seseorang sesuai dengan Jabatan dan kedudukannya, baik dalam Negara, Pemerintah atau Masyarakat.
Pelatihan tersebut atas kerjasama Gabungan Organisasi Wanita (G.O.W) bertempat di Gedung Ratu Intan. Menurut Fahrani Akbar yang merupakan Kasubag Protokol saat penyampaian materi menjelaskan, protokol adalah suatu tata cara untuk menjalankan suatu acara agar tetap lancar dan aman, serta dipandu oleh MC yang merupakan bagian dari Protokol.
Adapun tiga pokok tugas protokol yakni, upacara dan cara, tata kehormatan adab atau etika, dan pelaksanaan tata tempat, namun Kedudukan protokol yang paling tinggi tugasnya adalah diberikan kepercayaan oleh seorang pemimpin tambah Fahrani. Fahrani Juga mempraktekkan secara langsung dengan diikuti oleh sebagian siswa antara lain yakni, menempatkan posisi duduk para pejabat sesuai dengan kedudukannya saat berada didepan. Juga dijelaskan untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan, sebelum Bupati menaiki mobil , kondisi mobil dan AC harus dalam keadan hidup, serta cara naik tangga Bupati harus lebih dulu didepan dan turun tangga Protokol berada diposisi belakang ujar fahrani.
Elly Ediati selaku ketua Gabungan Organisasi Wanita juga menyampaikan, Pelatihan ini merupakan program kerja th 2009, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak sehingga nantinya agar dapat bekerja dimasa akan datang. Pelatihan yang diikuti dari beberapa peserta pelajar tingkat SLTA ini yaitu SMA 1, SMA 2, Darululum, Madrasah Aliah Negri 1, PGRI, dan SMK, mereka mengaku sangat senang sekali mengikuti simulasi keprotoolan ini.
Pernyataan senang ini diakui oleh salah satu pelajar SMA 1 yang bernama Tri Budiyarni mengungkapkan, dirinya sangat tertarik untuk menjadi seorang Protokol dan berharap untuk simulasi keprotokolan ini segera diadakan dilingkungan sekolah tiap tahun sekali, namun tegasnya mengapa hanya kaum laki laki saja yang bisa jadi Protokol, sedangkan wanita tidak. (Hany) |